Saturday, October 18, 2014 2

filosofi waktu: satu.

By Venty Indah Utami


Ada satu hal yang terbersit di benak saya pagi ini. Suatu filosofi tentang waktu.
That time is magic.
Bahwa waktu itu ajaib.
Mengapa?


Karena tidak ada yang bisa mengerti permainan waktu. Waktu tidak pernah menunggu saat kamu siap atau tidak. Waktu juga tidak peduli apakah kamu ingin berhenti sejenak di satu saat yang menyenangkan, ia akan terus berjalan seperti seharusnya, Waktu juga tidak bisa bergulir lebih cepat ketika kamu ada dalam saat terburuk dalam hidup, saat kamu menginginkan waktu cepat berlalu. Kamu bahagia sekarang, belum tentu di waktu berikutnya kamu juga akan bahagia. Everything in life is temporary; so do the happiness and the sadness. Semua memiliki waktunya masing-masing, semua hal dalam hidup akan diseimbangkan oleh waktu.



Karena tidak ada obat terbaik selain waktu. Sedalam apapun lukamu, sesakit apapun perasaanmu, time heals everything. Terkadang seseorang berusaha terlalu keras untuk menyembuhkan luka dan sakitnya di waktu sekarang dan mengabaikan bahwa yang ia perlukan hanyalah menikmati rasa sakitnya untuk dapat membiasakan diri. Waktu selalu bisa membawa penawar rasa sakit dalam suatu wujud yang disebut, lupa. Karena terkadang, kita tidak selalu benar-benar sembuh dengan sendirinya, namun dapat lupa karena telah terbiasa seiring berjalannya waktu.


Karena waktu, menyimpan rahasia. Orang bilang, everything happens for reasons. Alasan-alasan itu, terkadang tidak akan bisa diketahui di waktu sekarang. Butuh waktu untuk memahami alasan di balik suatu peristiwa. Terkadang, kamu sangat mengharapkan sesuatu hal untuk dapat menjadi kenyataan, namun tidak terkabul. Dan terkadang, when you expect less, something is going to happen. Terkadang, serumit apapun kamu telah berencana, semuanya gagal dan berantakan. Terkadang juga, saat kamu tidak mengharapkan apapun, semua hal berjalan dengan sangat mudah untukmu. Semua itu karena waktu. Apapun itu, yang diharapkan untuk terjadi, bila waktunya tidak bersinggungan tidak akan pernah terjadi. There is no such thing as a coincidence. Bila ada sesuatu yang terjadi yang kamu sebut itu kebetulan, itu hanyalah saat garis-garis waktumu dipertemukan.


Karena waktu, adalah takdir Tuhan. Setiap pertemuan, perpisahan, tawa, dan tangis di waktu sekarang adalah rencana Tuhan yang diwujudkan dalam bentuk waktu.  Mungkin takdir Tuhan sekarang membawamu pada waktu pertemuan. Di lain waktu, takdirmu akan berupa waktu perpisahan. Tuhan itu adil. Ia tidak akan pernah memberimu waktu menangis terus menerus, tanpa memberimu waktu untuk tertawa. Just believe in Him, cause His plan will always be better than yours.


Waktu itu ajaib. Ia bisa mempertemukan dan memisahkan. Ia bisa menertawakan dan menyakitkan. Bersama detik dan menitnya, melalui jam dan harinya, atau bulan dan tahunnya, ia terus melaju tanpa pernah berhenti. Sebagaimanapun kamu menginginkan dia untuk kembali. Sebagaimanapun kamu menginginkan dia untuk terus pergi. Namun waktu, selalu punya arti, yang hanya bisa kamu pahami jika kamu mengerti tempatmu. So, enjoy your present, because it will never come back.

2 Responses to “filosofi waktu: satu.”

  1. Gee says:

    Kangen masa kecil. Tp ga ad yg apapun yg bisa bawa saya kembali ke waktu itu

Leave a Reply

Powered by Blogger.